Kamis, 06 Juni 2013

Indonesia U-23 vs Singapura U-23


Solo menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah laga uji coba tim nasional Indonesia U-23 melawan Singapura U-23. Rencananya, laga digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (8/6). Sedangkan kick-off dimulai pukul 20.00 WIB. Panita pelaksana (panpel) lokal Wiseno Mahendra tegaskan tidak ada masalah dengan digelarnya laga di malam hari.

"Saya tidak tahu mengapa pertandingan uji coba dimainkan di malam hari. Ini permintaan dari Badan Tim Nasional [BTN] sendiri. Tapi tidak ada masalah. Kami sudah melakukan koordinasi dengan keamanan begitu mendapat faksimil dari BTN bila Solo ditunjuk sebagai tuan rumah," kata Wiseno.

Menurutnya, uji coba ini merupakan bagian dari persiapan kedua tim yang bakal diterjunkan di SEA Games 2013. Karena itu, baik Indonesia maupun Singapura bakal menguji kemampuan masing-masing.

"Uji coba ini merupakan bagian persiapan kedua tim menuju SEA Games. Timnas U-23 melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta. Mereka tiba di Solo pada 7 Juni atau sehari sebelum pertandingan. Untuk Singapura masih menunggu konfirmasi," jelasnya.

"Mengenai tiket dan harga masih menunggu konfirmasi dari panpel pusat. Menurut informasi, tiket tidak berupa lembaran tapi gelang," tambah Wiseno.

Hanya, jadwal uji coba berdekatan dengan dua laga Persis Solo yang berkompetisi di Divisi Utama PT Liga Indonesia. Persis akan menjamu Persewangi Banyuwangi, Rabu (5/6) dan kemudian PSMP Mojokerto Putra, Minggu (9/6).

"Usai laga uji coba, sehari kemudian Persis menggunakan stadion yang sama saat menjamu PSMP. Kami harus menjaga agar rumput stadion tetap segar. Yang jelas mulai tanggal 6 Juni, Stadion Manahan sudah disterilkan," pungkasnya. 

Indonesia vs Oranje diliput 12 Channel TV






Pertandingan antara Indonesia vs Belanda yang akan diselenggarakan pada hari Jumat, 7 Juni 2013 ternyata diliput oleh 12 negara di 4 benua. Berikut daftar Channel TV tersebut:
  • Indonesia (RCTI)

  • Belanda (SBS)

  • Negara-negara Timur Tengah (Al – Jazeera)

  • Perancis (Be In Sport)

  • Amerika Serikat (Be In Sport)

  • Thailand (Cineplex)

  • Singapura (Starhub)

  • Inggris Raya (ESPN)

  • Israel (Charlton)

  • Negara-negara Afrika (Supersport)

  • Negara-negara Ex Yugoslavia (SportKlub)
Tentu pertandingan ini akan beraroma historikal karena kita ketahui bersama, Belanda pernah menjajah Indonesia selama 350 Tahun. Maka jangan lewatkan pertandingan yang satu ini!


Jumat, 19 April 2013

Ulang Tahun Ke-83 PSSI

 
Beragam acara digelar Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memperingati hari ulang tahunnya ke-83. Salah satunya adalah ziarah ke makam Ketua Umum I PSSI, Ir Soeratin di TPU Sirnaraga, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 18 April 2013.

Rombongan terdiri atas Ketum PSSI, Djohar Arifin Husin, Sekjen, Hadiyandra, dan beberapa anggota komite eksekutif, seperti, La Siya, Tony Apriliani, dan Hardi Hasan. Mereka tiba pukul 10.00 WIB.

Tiba di pusara Ir Soeratin, rombongan secara bergantian menaburkan bunga. Setelah 30 menit, acara kemudian dilanjutkan dengan nyekar ke makam Ketua Pengprov Jawa Barat pertama, Ibrahim Iskandar.

"Ziarah ini untuk mengingatkan PSSI di masa sekarang, bahwa sepakbola  sebagai alat perjuangan untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa," kata Djohar kepada wartawan, Rabu, 18 April 2013.

Djohar bersyukur bahwa HUT ke-83 PSSI juga ditandai dengan perdamaian sepak bola Indonesia. "Ir Soeratin juga menginspirasi perdamaian di tubuh PSSI seperti sekarang ini. Kami PSSI akan terus berupaya melanjutkan harapan Ir Soeratin membawa sepakbola Indonesia berbicara di level internasional," beber mantan Sekjen KONI itu.

Lahir 17 September 1898, Ir Soeratin menjadi pelopor berdirinya PSSI pada tahun 1930 dan menjabat sebagai ketua umum PSSI pertama dan menjabat sebanyak 11 kali. Pada masa itu, PSSI merupakan realisasi konkret dari Sumpah Pemuda yang dideklarasikan pada 1928. Pada awal pendirian PSSI, Soeratin melakukan pertemuan dengan tokoh sepakbola di Solo, Yogyakarta, Magelang, Jakarta, dan Bandung.
PSSI awalnya bernama Persatuan Sepakraga Seluruh Indonesia. Namun, nama organisasi itu diganti menjadi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia lewat Kongres PSSI yang digelar di Solo pada 1950.

Kesibukan mengurus PSSI membuat perekonomian Soeratin meredup, karena harus meninggalkan pekerjaan dari sebuah perusahaan Belanda. Setelah Jepang menjajah Indonesia dan perang kemerdekaan terjadi, Soeratin aktif sebagai Tentara Keamanan Rakyat dengan pangkat terakhir Letnan Kolonel. Soeratin wafat di Bandung, 1 Desember 1959.

Selain nyekar ke makam Soeratin, PSSI juga akan menggelar berbagai beragam acara untuk menyambut hari ulang tahun ke-83 pada 19 April 2013. Acara seremonial akan digelar mulai pukul 18.30 WIB. Acara ini juga diisi dengan penyelesaian utang-utang PSSI yang secara simbolis diserahkan kepada mantan pelatih timnas, Nil Maizar. 


Semoga PSSI bisa lebih baik lagi dan terhindar dari sanksi FIFA serta terhidar dari politik yang menyesatkan Sepakbola Indonesia.

Timnas U-23 Diseleksi Tanggal 2 Mei


 

Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan (RD) berjanji akan mengakomodasi semua pemain di Indonesia. Para pemain yang kini berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL) atau Indonesia Super League (ISL) dinyatakan bisa masuk ke dalam skuad.
Dia berharap, tim yang ditangani benar-benar kuat saat tampil di SEA Games 2013 Myanmar mendatang. Untuk tahap awal, pelatih yang akrab disapa RD ini bakal menggelar seleksi. Pemantauan pemain dilakukan saat jeda kompetisi ISL pada 2-11 Mei. Nanti, pemain yang layak akan diundang ke Jakarta untuk menunjukkan kebolehannya mengolah si kulit bundar.
"Bisa 60 pemain atau lebih yang akan kami seleksi. Tapi, prinsipnya setiap seleksi maksimal diikuti 30 pemain untuk efisiensi. Nanti bertahap. Proses ini kami butuhkan karena kami tidak punya waktu ke sana dan ke sini untuk melihat pemain. Makanya, kami ingin jaring pemain terbaik dengan melihat langsung karena memang begitulah melihat potensi," kata RD, Kamis (18/4).
Mantan pelatih Sriwijaya FC ini juga perlu berkoordinasi dengan asisten Aji Santoso serta manajemen guna mematangkan rencananya. Seluruh persoalan akan dibicarakan pada rapat yang akan digelar pekan depan.
Dalam pertemuan nanti, diharapkan ada petinggi dari dua regulator kompetisi di Indonesia. Yakni, CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono yang naungi ISL dan CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo Widjajanto yang memutar IPL. Jika mereka hadir, maka pertemuan akan semakin mengerucut karena bisa langsung menentukan tanggal persiapan selanjutnya dengan menyesuaikan waktu kompetisi. (Sumber: SuaraMerdeka.com)

RD Dipastikan Tangani Timnas U-23

 
Rahmad Darmawan dipastikan menjadi kepala pelatih Timnas U-23 SEA Games 2013. Kepastian ini didapatkan setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) membalas surat Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) soal permohonan penunjukan Rahmad dan Aji Santoso sebagai pelatih timnas U-23, Selasa, 16 April 2013.

“SK (surat keputusan) pelatnas (pemusatan latihan nasional) akan terbit 1 Mei 2013,” kata Ketua Satlak Prima, Surya Dharma, di kantor Satlak Prima saat menunjukkan surat balasan itu kepada wartawan, Selasa, 16 April 2013.

Dalam surat yang ditunjukkan Surya, Sekretaris Jenderal PSSI Hadiyandra mengabulkan permohonan Satlak Prima. “Dan merekomendasikan Saudara Rahmad Darmawan dan Aji Santoso sebagai asisten pelatih tim nasional dalam ajang SEA Games 2013," demikian bunyi surat itu. Surya sebelumnya telah mengirimkan permohonan penunjukan Rahmad Darmawan dan Aji Santoso sebagai pelatih timnas U-23 pada 9 April 2013 lalu.

Surya telah menghubungi Rahmad Darmawan mengenai keputusan ini. "Saya telah meminta Rahmad segera membentuk tim dan mengirimkan nama-nama supaya SK bisa segera diterbitkan,” ujarnya. Mengenai jumlah atlet dan pengelola (ofisial), Surya meminta Rahmad memberi usulan.

Diterimanya surat ini oleh Surya merupakan kejutan. Sebab, sebelumnya, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla Mattalitti mengatakan, keputusan mengenai pelatih Timnas U-23 baru akan diputuskan pada Kamis, 18 April, saat rapat BTN.

Rahmad Darmawan pernah membawa Indonesia meraih perak pada SEA Games 2011 di Jakarta dan Palembang. Kala itu, Indonesia kalah oleh Malaysia melalui adu penalti di final. Indonesia terakhir kali meraih medali emas sepak bola SEA Games pada 1991 di Manila, Filipina. Sebelumnya, timnas pernah meraih medali emas pada SEA Games 1987. Dengan segala pengalaman ini tentu Coach RD sudah mengenal baik cara melatih Timnas U-23. Semoga ia bisa membuat Sepakbola Indonesia meraih prestasi terbaik di SEA Games 2013.